Lewati ke konten
Karakter

Paragranum

Nama lain: Norden · Master of the Yellow Tower

Jenis
Grimoir alkimia
Pencipta
Paracelsus
Jabatan
Master Menara Kuning (sebagai Norden)
Wujud
Gadis homunculus
Dalam bagian ekstra
Direktur Institut Rekayasa Sihir

Deskripsi

Paragranum adalah sebuah grimoir alquimia, risalah terakhir yang ditinggalkan oleh alkemis agung Era Mitos, Paracelsus. Seperti halnya Gluttony milik Theodore, ini bukan sebuah buku dalam arti biasa, melainkan entitas sadar dengan 'tujuan keberadaan'-nya sendiri. Bagi sebuah grimoir, penciptanya adalah dewa yang harus dipuja: Paragranum tidak akan membiarkan siapa pun mencemarkan warisan atau tempat suci Paracelsus, dan ia menyimpan pengetahuan tentang lokasi laboratorium legendaris tersebut, yang telah bertahan selama ribuan tahun.

Selama beberapa abad, grimoir ini bersembunyi dengan nama manusia Norden dan memegang jabatan Guru Menara Kuning — salah satu simbol Kerajaan Meltor. Ia menempa tubuh homunculus untuk dirinya sendiri dalam wujud seorang gadis remaja dan berpura-pura menjadi manusia. Menurut standar grimoir, ini adalah sebuah tabu: alat yang menyimpang dari tujuan fungsionalnya berhenti menjadi alat dan bisa 'menjadi liar', berubah tidak stabil. Gluttony secara terang-terangan menuduh Paragranum telah melanggar sifat dan fungsinya sendiri — namun demikian, enam abad setelah melanggar tabu tersebut, grimoir ini tetap luar biasa stabil.

Meski tubuhnya sepuluh kali lebih lemah dari penyihir tempur berpengalaman, Paragranum luar biasa kuat sebagai alkemis: bahkan sihir paling sederhana di tangannya melampaui standar umum (ia merentangkan tembok Lingkaran ke-2 sepanjang puluhan meter), ia bisa mengolah adamantium yang sukar dikerjakan menjadi belenggu yang menahan seorang penguasa pedang, dan ia menciptakan artefak seperti Pedang Azoth yang mentransmutasi zat apa pun menjadi zat lain. Bersekutu dengan Theodore dan grimoir-nya Gluttony, ia membantu mencapai laboratorium Paracelsus, memulihkan Emerald Tablet dan Fairy Book, serta mengajari Theo cara menangani harta karun alquimia.

Dalam kisah tambahan 'Era Damai', Paragranum mengepalai Institut Rekayasa Sihir yang didirikan dengan keterlibatan Theodore: selama tujuh belas tahun ia menjalankan institut tersebut sembari tetap menjabat sebagai Guru Menara Kuning, dengan peran Theodore yang kini hanya sebatas menetapkan arah. Putri sulung Theodore, Adellia, belajar di bawah bimbingannya. Secara penampilan, Paragranum masih terlihat seperti gadis remaja berjas putih peneliti, berperilaku licik dan tajam lidah, mengingat dengan tepat berapa lama waktu telah berlalu, dan tidak segan menyampaikan kebenaran langsung ke hadapan Theodore.

Sifat dan tabu

Sebuah grimoir ada demi «tujuan keberadaannya» dan memakai metode apa pun yang tersedia untuk mencapainya — gerak otonom, melahap, kendali manual. Paragranum termasuk tipe «kendali manual», yang membutuhkan seorang Pemakai, tetapi ia tak punya Pemakai. Maka ia membuatkan dirinya tubuh dan berpura-pura menjadi manusia — dan itu melampaui tujuan fungsionalnya.

Menurut Gluttony, sebuah alat yang tidak digunakan sebagaimana mestinya berhenti menjadi alat dan menyimpang dari tujuan keberadaannya — sebuah tabu bagi para grimoir. Biasanya, buku yang melanggarnya menjadi labil dan liar. Misteri Paragranum adalah sekitar enam ratus tahun telah berlalu sejak tabu itu dilanggar, namun ia masih bertahan sempurna.

Alkimia dan warisan Paracelsus

Sebagai alkemis, Paragranum berada jauh di atas para penyihir modern secara tak tertandingi: baginya, alkimia paling rumit dari Era Mitos adalah permainan anak-anak. Ia bisa mengolah adamantium yang nyaris tak terjinakkan menjadi belenggu yang melumpuhkan seorang master pedang, dan dinding «sederhana» Lingkaran ke-2-nya melampaui segala yang dibangun penyihir biasa. Sebuah artefak buatannya — Pedang Azoth — membawa kemampuan ilahi Paracelsus untuk mengubah zat apa pun yang tersentuh menjadi zat lain.

Ia menuntun Theodore ke laboratorium Paracelsus, tersembunyi di antara benua utara dan gurun, memuja penciptanya bagai dewa dan tak membiarkan siapa pun menodai warisannya. Di sana ia memulihkan Lempeng Zamrud — harta bahkan menurut ukuran Era Mitos — dan mengajari Theodore Kitab Peri milik Paracelsus, yang tak bisa dibaca utuh oleh penyihir biasa.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 28 Juni 2026