Kisah
Perugius tidak bertakhta maupun memerintah: ia mengembara di angkasa dengan benteng terbang «Chaos Breaker», tetapi di istana Asura ia masih dihormati. Rudeus berhasil memperoleh audiensi dengannya (melalui perkenalan yang dirintis Nanahoshi) dan perlahan-lahan memenangkan kemurahan hatinya, memukau dirinya dengan boneka-bonekanya dan kisah pertempurannya melawan Atofe.
Ketika, dalam pertempuran, Zanoba menahan Atofe dan sihir petir Rudeus melumpuhkannya, Perugius akhirnya memperoleh kesempatan untuk membalas dendam pada musuh lamanya tanpa konsekuensi (tanpa, secara formal, melanggar larangan «saling membunuh»). Sebagai ucapan terima kasih, ia memberi Rudeus peluit untuk memanggil bantuan, berjanji mengajarinya sihir pemanggilan, dan mendukung perjuangannya.
Perugius menjadi sekutu yang penting: ia diterima di Asura selama perjuangan Ariel merebut takhta, dan para pelayannya, yang dapat dibangkitkan kembali, beserta keahliannya, sungguh tak ternilai. Bersama Nanahoshi ia menghabiskan bertahun-tahun menyempurnakan lingkaran sihir Teleportasi; ketika kepulangan gadis itu gagal, ia bersumpah atas gelar Raja Naga untuk menyempurnakan lingkaran itu.