Lewati ke konten
Lokasi

Vanandes

Nama lain: Vanandes

Tipe
Kota dagang
Wilayah
Kepangeranan Madrass
Terkenal karena
Simpul transportasi; «bunga dagang» Madrass

Deskripsi

Konvoi butuh 25 hari untuk menempuh 140 li dari perbatasan hingga Vanandes; dengan laju seperti itu, menuntaskan perjalanan dalam satu musim dingin mustahil. Belakangan Pangeran Kedua membentengi sebuah celah lebih dari 10 li dari sana, di jalan menuju kastil Lichtdana.

Geografi

Vanandes adalah kota dagang terbesar di Kepangeranan Madrass sekaligus pusat distribusi barang utamanya, berkat letaknya di persimpangan jalan: ke selatan menuju Kerajaan Andinak, ke utara menuju Tanah Utara, ke timur menuju kadipaten Faker dan Sabaj, dan ke barat menuju Shalisko, ibu kota kepangeranan. Karena itu kota ini dijuluki «bunga dagang» Madrass. Jalan-jalannya yang sempit dan padat oleh kedai, serta hiruk-pikuk pedagang yang tak henti, mengingatkan Lorist pada Morant tanah kelahirannya.

Dari Vanandes ke Kobo lalu ke penyeberangan hilir Mitoburo masih lebih dari seribu li lagi. Di dekatnya, di samping benteng Lichtdana di Punggung Bukit Leden, terbentang Perbukitan Mantou dan Danau Bangau Putih sepanjang seratus li, perbatasan alami dengan Kerajaan Andinak.

Cerita

Mula-mula Lorist mengunjungi Vanandes dengan menyamar sebagai pedagang dari Kerajaan Reiderlis: ia mengintai keadaan, membeli buku panduan dan peta, lalu di sebuah toko buku, dengan satu keping perak, membeli denah pertahanan benteng Lichtdana yang laris di kalangan penggemar perdebatan militer (bab 149). Belakangan ia memakai denah itu untuk menaklukkan Lichtdana lewat kelaparan dengan memutus pasokan airnya.

Pada musim dingin konvoi utara mencapai Vanandes, dan di sini musim dingin menjerat barisan: konvoi butuh dua puluh lima hari hanya untuk menempuh seratus empat puluh li dari perbatasan. Lorist mengisi ulang perbekalan dan perlengkapan di kota yang direbut itu dan memutuskan bergerak ke Kobo sebelum salju menutup jalan (bab 158). Belakangan Pangeran Kedua membentengi sebuah celah lebih dari sepuluh li dari Vanandes, di jalan menuju Kastil Lichtdana.

Linimasa

  1. Bab 149
    Bab 149: Desa Kecil di Pegunungan

    Lorist membeli peta dan denah pertahanan Lichtdana di Vanandes.

  2. Bab 158
    Bab 158: Serangan Malam di Tengah Salju

    Musim dingin menjerat konvoi di Vanandes; diputuskan bergerak ke Kobo.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 11 Juni 2026