Perjalanan kisah
Pada bab 41 ia menemukan Lorist di Morant: seorang pengemis compang-camping yang mengenali tuan mudanya, memeluk kakinya dan sambil menangis memohon agar ia kembali: kepala keluarga dan kedua kakak lelakinya telah tiada, dan tak ada pewaris yang tersisa selain Lorist. Seketika itu ia menyerahkan dua puluh keping emas yang telah disimpannya.
Ia menyusun iring-iringan yang membawa rombongan Lorist keluar dari Morant, melewati kepangeranan Madrass, menuju Tanah Utara, dan sejak itu menopang jalur pasokan setiap kampanye besar. Pada bab 82 ia menasihati untuk menempuh penyeberangan dangkal Mitoburo bagian bawah alih-alih jembatan, demi mengitari garis penjagaan Adipati Lukins.
Pada bab 85 ia memimpin satu pasukan bersama Ksatria Jossk dan Patt untuk merebut tambang tembaga. Ia tetap bersama keluarga bertahun-tahun sesudahnya: pada bab 543 ia mengirim kabar tentang cara terbaik menempatkan para pendatang baru.