Peran dalam cerita
Di panggung pasca-kekaisaran inilah kebangkitan House Norton berlangsung — dari sebuah kebaronan yang terhina di Utara yang dingin menjadi sebuah kadipaten agung. Menjelang jilid-jilid berikutnya (bab 556, tahun 1783), Lorist sudah menjadi Adipati Agung Norton, seorang Sword Saint, dan benua itu hidup di bawah 'Treaty of Twenty-One Nations'. House Norton melancarkan kampanye dagang sekaligus perang berlarut-larut melawan Trade Union, mencekiknya dengan monopoli garam salju dan keunggulan persenjataan (busur silang baja, pendobrak, meriam), sementara Adipati Agung Peterson memisahkan diri dari persatuan untuk mendirikan Kingdom of Peterson — negara kedua puluh dua di benua itu.