The Haneabada War and Overseas Campaigns
Deskripsi
Kerajaan pulau pemilik budak Haneabada menyatukan delapan puluh kelompok pemburu budak dan merebut Whale Island (Hilowas Island) milik klan Norton, menggiring penduduknya dan menawan Fatty Shi. Lorist menemukan bahwa budak-pelayan lamanya, Enjerek, diam-diam telah menjadi Great Swordmaster pertama keluarga itu, lalu menyiapkan kampanye balas dendam di seberang lautan.
Tiga puluh tujuh ribu prajurit Norton mendarat di kepulauan itu. Di arena ibu kota Hamidas, Lorist bersama para budak-gladiator pemberontak melancarkan sabotase, memusnahkan Redemption Legion yang berkekuatan dua puluh ribu dalam satu malam. Pada 13 Oktober ibu kota jatuh dan King Ludwig III membakar dirinya hidup-hidup — kerajaan budak Haneabada pun hancur.
Linimasa
- Bab 267Bab 267: Horor Pulau Hilowas
Kengerian perebutan Hilowas Island oleh para pemilik budak Haneabada terungkap.
- Bab 268Bab 268: Ahli Pedang Agung Pertama Sang Wangsa
Lorist mengetahui bahwa Enjerek diam-diam telah menjadi Great Swordmaster pertama keluarga, lalu menyiapkan kampanye Haneabada.
- Bab 292Bab 292: Kehancuran Sebuah Kerajaan
Di arena Hamidas, Redemption Legion berkekuatan dua puluh ribu dimusnahkan dalam satu malam; pada 13 Oktober ibu kota jatuh, Ludwig III tewas, dan Haneabada hancur.
- Bab 303Bab 303: Akhir Sang Dewa Perang
Pertempuran terakhir War God menutup kampanye seberang lautan.