Lewati ke konten
Karakter

Geese Nukadia

Status
Hidup (melarikan diri)
Ras
Nuka (penyintas terakhir)
Peringkat
Petualang peringkat S
Afiliasi
Rasul tersembunyi Man-God

Deskripsi

Geese Nukadia adalah penyintas terakhir dari bangsa nuka. Tanpa menguasai pedang maupun sihir, ia tetap berkiprah selama bertahun-tahun sebagai petualang dan naik hingga peringkat S. Pada tahap awal ia menjalin perkenalan dengan Rudeus dan bergabung dengan regu penyelamat Paul.

Rahasia terbesar Geese baru terungkap di bagian paling akhir: selama ini ia adalah rasul Hitogami —dan disembunyikan begitu cerdik sehingga, sepanjang ratusan putaran, Orsted tak pernah sekali pun membongkarnya.

Penampilan

Geese adalah anggota bangsa nuka yang berwujud mirip kera, penyintas terakhir dari kaumnya. Dalam sumber ia dikenali dari penampilannya yang khas, cara bicaranya, dan perawakannya; ia pertama kali muncul dalam kisah sebagai «iblis di gudang».

Kepribadian

Geese adalah bajingan yang gesit dan perayu ulung: lemah dalam pertarungan, namun kuat dalam segala hal lain. Ia mahir mengumpulkan informasi —ia tahu tempat-tempat kemunculan targetnya, menjaga hubungan dengan para informan, dan menata data dengan cermat. Dari luar ia sopan dan ramah, mudah memikat hati orang.

Justru kelumrahan yang tak pernah berubah dan sama sekali tak mencurigakan itulah ciri paling berbahayanya: di balik topeng seorang kawan yang baik hati tersembunyi seorang perancang yang penuh perhitungan.

Kisah

Geese ikut dalam ekspedisi Paul ke labirin di Begaritt dan untuk waktu yang lama dianggap sebagai kawan yang setia, pengumpul informasi, dan teman minum Talhand. Orsted, yang telah mengulang putaran lebih dari seratus kali, mampu mengenali para rasul tersembunyi Hitogami; namun hanya Geese yang tak pernah menimbulkan kecurigaan: di setiap putaran ia hidup sebagai petualang dan mati dengan cara yang sama, tanpa sekali pun mengaku, bahkan di ambang kematian.

Kebenaran terkuak ketika Geese menculik ibu Rudeus, Zenith, untuk memancingnya keluar. Saat itulah Orsted menyadari: Geese adalah rasul Hitogami, dan justru kartu truf terakhirnya yang tersembunyi paling dalam. Geese lolos dari pengejaran: perintah penangkapan terhadapnya diumumkan di seluruh benua, tetapi ia tak kunjung tertangkap.

Dalam perang terakhir, Geese berpihak pada Hitogami: ia menyatukan Ruijerd (di bawah pengaruh pihak lain), Dewa Utara III, dan Dewa Pertempuran Badigadi, serta ia sendiri bergerak bersama Badigadi, yang menggendongnya di bahu sepanjang pertempuran. Setelah kekalahan Hitogami, menurut pengakuannya sendiri, Geese tetap menjadi benteng terakhir musuh.

Kekuatan & Kemampuan

Kelemahan Geese adalah pertarungan langsung: ia tak menguasai pedang maupun sihir. Sebaliknya, dalam segala hal lain ia kuat: pengintaian, pengumpulan dan analisis informasi, pesona, intrik, serta kemampuan untuk tetap tak terlihat. Ia mencapai peringkat petualang S bukan dengan kekuatan, melainkan dengan kecerdikan.

«Senjata»-nya yang paling berbahaya adalah ketaknampakan yang mutlak: kemampuan untuk berperilaku benar-benar biasa, tanpa membongkar dirinya di satu pun dari ratusan putaran Orsted, itulah yang menjadikannya rasul rahasia Hitogami yang tak tergantikan.

Linimasa

  1. Bab 43
    Bab 38: Iblis di Gudang

    Pertama kali muncul sebagai «iblis di gudang»; kemudian bergabung dengan lingkaran Rudeus.

  2. Bab 131
    Bab 119: Menuju Labirin

    Sebagai pengintai, ia memandu regu Paul jauh ke dalam labirin teleportasi Begaritt.

  3. Bab 240
    Bab 220: Sang Paus, dan Kemudian...

    Menyamar sebagai kenalan lama, ia membawa pergi Zenith, ibu Rudeus.

  4. Bab 248
    Bab 228: Sang Pengkhianat Lolos

    Orsted mengungkap bahwa Geese adalah rasul tersembunyi Man-God dan kartu truf terakhirnya; Geese lolos dari perburuan sedunia.

  5. Bab 278
    Bab 256: "Ancaman Dewa Perang"

    Dalam perang terakhir ia berpihak pada Man-God bersama Dewa Pertempuran Bardigadi.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 11 Juni 2026