Lewati ke konten
Karakter

Eva Nihil

Nama lain: Eva of the Nihil clan

Ras
Elf
Peran
Bard, pemanah, pengumpul informasi
Klan
Nihil (putri ketiga)
Keterampilan
Busur, 'Musik Latar', 'Bahasa Segala Pikiran'

Deskripsi

Eva Nihil adalah seorang elf sekaligus bard, putri ketiga dari klan pengembara Nihil, sebuah rombongan elf yang termasyhur karena menyimpan repertoar lagu yang luar biasa banyak. Baru berusia enam belas tahun dan hampir di awal kariernya saat pertama muncul, ia memutus hubungan dengan keluarga nomadennya (yang mendesaknya menikah ke klan lain) demi menorehkan nama sebagai bard di ibu kota, Centrale. Di sana Novem menemukannya dan merekrutnya, dan Eva dengan penuh semangat menempel pada Lyle Walt sebagai anggota pendukung kelompoknya yang kian berkembang, sambil menyatakan bahwa ia ingin menyaksikan dari dekat perbuatan seorang 'calon pahlawan' dan mewariskan kisah kepahlawanannya ke generasi-generasi mendatang.

Suka membual, dramatis, dan tak tertahankan cerewetnya, Eva kerap menyebut dirinya sendiri sebagai orang ketiga dan tak bisa menahan diri dari rumor atau gosip yang menarik. Tinggi dan cantik dengan rambut merah muda keemasan serta telinga runcing, ia percaya diri dan tak malu akan tubuhnya, memandang perang itu sendiri sebagai mata pencaharian seorang bard, dan terus-menerus berdebat dengan penulis babad yang teliti, Clara, yang catatannya kering dan faktual berbenturan dengan kegemaran Eva membumbui sebuah cerita. Ia mudah letih oleh perjalanan panjang, benci urusan surat-menyurat, dan tersohor tak berguna di dekat air maupun ketinggian. Sebagai elf ia dianggap 'setengah manusia' dan menghadapi diskriminasi, ikut acara seperti jamuan bangsawan hanya karena Lyle bersikeras menyertakannya.

Dalam pertempuran Eva adalah pemanah ulung yang memegang busur pendek kecil namun ampuh berisi anak panah peledak dan beralih ke pedang pendek dalam jarak dekat; ia memiliki penglihatan paling tajam di kelompok dan bisa merasakan musuh yang mendekat. Keterampilan bard-nya sama berharganya: 'Musik Latar', yang memungkinkannya menghasilkan musik tanpa alat, dan 'Bahasa Segala Pikiran' yang nyaris mencuci otak, menyampaikan suaranya dengan sempurna ke pendengar mana pun, kelak dipakai untuk menyiarkan pidato Lyle kepada ratusan ribu prajurit. Di luar medan tempur ia pengumpul informasi yang unggul, memakai jaringan sesama elf untuk menggali informasi dari kota mana pun, serta merekrut dan memimpin sekutu elf, termasuk elf gelap penghuni hutan yang akhirnya menobatkannya sebagai penyanyi mereka.

Sepanjang cerita Eva tumbuh dari seorang bard bayaran menjadi anggota inti rombongan Lyle dan salah satu kekasihnya (ikatan mereka disegel dengan ciuman selama kampanye), mengambil tempatnya di antara kelompok wanita yang berdiri di sisinya. Ia menyebarkan rumor dan lagu untuk membentuk arus politik di Baim, memimpin detasemen elf menembus hutan dan perkemahan musuh, serta memberikan tembakan pendukung dan semangat yang dikuatkan Keterampilan selama pertempuran besar melawan Celes dan perang yang lebih luas, semuanya sembari dengan setia mencatat legenda Lyle ke dalam lagu.

Linimasa

  1. Bab 81

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 6 Juli 2026