Lewati ke konten
Karakter

Urla

Wangsa
Wangsa Lavender (kemargrafan), perbatasan timur
Kedudukan keluarga
cucu dan pewaris; tanpa orang tua atau saudara
Karunia
Mata Peri: melihat yang tak kasat mata, yang jauh, dan kadang masa depan lewat bola kristal
Keahlian tempur
ahli panah: senyap dan secepat kilat
Kepribadian
pendiam, irit bicara, tampak tak acuh; terobsesi pada Rest

Deskripsi

Urla Lavender adalah cucu perempuan Luther Lavender yang Keenam, kepala House Lavender bergelar margravial, yang selama generasi demi generasi menjadi perisai perbatasan timur kerajaan dari Kekaisaran Geisel. Setiap kepala keluarga mewarisi gelar "yang Kalah" agar tak pernah melupakan kebencian mereka terhadap Kekaisaran, yang telah merenggut nyawa tak terhitung dari garis keturunan ini. Urla tidak memiliki orang tua maupun saudara kandung: ayahnya menghilang setelah menyusup ke Kekaisaran sebagai mata-mata, dan ibunya meninggalkan Urla lalu pergi. Tanpa ada yang menahan kakeknya, sang kakek membesarkan Urla sejak kecil sebagai alat pembalasan dendam, menekan emosi dan kehendaknya hingga ia tak ubahnya boneka hidup, senjata untuk perang yang akan datang.

Segalanya berubah ketika Urla, menuruti perintah kakeknya untuk mengumpulkan intelijen mengenai pembukaan alam iblis, mengarahkan Fairy Eye-nya ke sebuah bola kristal — warisan dari ibunya yang seorang peramal, yang memungkinkan Urla melihat hal-hal tersembunyi dan yang jauh. Di antara semua tokoh penting yang tampak, hanya satu yang menarik perhatiannya: Bangsawan muda Rest Clover, yang cadangan sihirnya yang tak berdasar mengguncang dirinya hingga ke akar. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia merasakan sesuatu, dan perasaan itu menyapunya habis: dari boneka yang diciptakan untuk balas dendam, ia berubah menjadi seorang pemuja terobsesi yang bisa berjam-jam menatap bola kristal sambil berbisik "aku mencintainya." Menggunakan misi kakeknya sebagai dalih, ia mengatur agar dirinya dikirim bersama ekspedisi perbatasan — padahal sebenarnya hanya demi bisa dekat dengan Rest.

Secara penampilan, Urla adalah gadis pendiam tanpa ekspresi berambut ungu lila yang berbicara dengan kalimat-kalimat singkat dan hemat kata, seolah enggan; namun di dekat Rest, ia bisa merah padam sampai ke telinga dan lebih dari sekali mengalami mimisan karena meluapnya perasaan. Di balik kelembutan itu tersimpan tekad yang tangguh: pada arc House Lavender terungkap bahwa kekuatan nyata di keluarga ini sudah lama ada di tangannya, dan "kakek" yang ia perkenalkan kepada Rest ternyata adalah pengawal berkedok dari korps rahasia keluarga. Urla secara diam-diam merajut sebuah rencana besar untuk memanuver Rest ke dalam pernikahan politik guna mengikat House Lavender dengan faksi moderat. Ia juga seorang pemanah yang mematikan — melepas anak panah dalam keheningan dengan kecepatan mengerikan, bak seorang pemburu atau pembunuh bayaran — dan ia yakin bahwa Fairy Eye-nya meramalkan badai yang akan datang mengelilingi Rest, yang sudah ditakdirkan menjadi pusat tempat seluruh kerajaan harus bersatu.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 30 Juni 2026