Lewati ke konten
Karakter

Brod Walt

Nama lain: Seventh Generation

Peran
Kepala Wangsa Walt Generasi Ketujuh; arwah Tujuh Leluhur
Afiliasi
Wangsa Walt / penasihat Kerajaan Banseim
Senjata
Senjata api (senapan/pistol perak)
Skill
Tukar (tingkat 3); Warp (tingkat 2)

Deskripsi

Brod Walt adalah kepala Wangsa Walt Generasi Ketujuh sekaligus kakek Lyle. Semasa hidup ia seorang bangsawan provinsi yang tegas dan berwibawa yang mengangkat keluarga ke pangkat bangsawan tinggi dan mengabdi sebagai penasihat Raja Banseim, adakalanya memimpin sendiri para prajurit Wangsa Walt ke medan tempur. Setelah wafat, ingatan dan skill-nya tersimpan dalam Permata biru kecil yang dikenakan sebagai liontin, menjadikannya salah satu dari Tujuh Leluhur yang menasihati sang protagonis Lyle dari dalamnya — disebut sepanjang kisah sebagai 'Generasi Ketujuh'.

Berbeda dari leluhur lainnya, Brod memutus tradisi keluarga dengan menolak tombak kapak ayahnya dan memilih senjata api (senapan/pistol), bertekad bertarung dengan gayanya sendiri alih-alih diukur dengan ayahnya yang cemerlang, Generasi Keenam Fiennes. Sewaktu kecil, ia diajari menembak oleh bibinya, Mireia, wanita pertama yang ia kagumi. Skill warisannya adalah 'Tukar' tingkat ketiga, yang menukar posisinya sendiri dengan posisi orang lain, dan 'Warp' tingkat kedua yang meneleportasi peluru melewati rintangan — kemampuan yang terbukti menentukan ketika Lyle mewarisinya.

Di balik wajah publik yang percaya diri dan berwibawa, Brod diam-diam gamang dan letih oleh beban yang menghancurkan dari memimpin Wangsa yang terus membesar. Tersiksa oleh perbandingan dengan ayah dan kakeknya yang termasyhur, dan kemudian dengan putranya sendiri yang luar biasa berbakat, Maizel, ia bergulat untuk mendekati seorang anak yang tampaknya tak pernah membutuhkannya — sebuah luka yang bergema dalam kegagahan-ayah Maizel sendiri yang kaku terhadap Lyle. Hangat, pekerja keras, dan sangat setia pada istrinya yang tajam lidah, Xenoa, ia tak menginginkan sesuatu yang lebih agung selain kehidupan yang tenang, menampik ambisi istrinya untuk menaklukkan benua.

Meski belakangan disalahkan sebagai orang yang 'menarik seluruh akar kejahatan ke dalam Wangsa Walt', Brod sungguh mencintai baik putra maupun cucunya. Alurnya memuncak sebelum duel terakhir Lyle melawan Maizel: alih-alih membiarkan kakeknya menyaksikan ayah dan anak saling membunuh, Lyle mewarisi seni Brod dan membiarkannya memudar dengan senyuman. Permata itu lalu berubah wujud menjadi sepucuk senjata api perak — Brod Walt sendiri — yang dengannya Lyle menumbangkan Maizel, dan kata-kata terakhir sang kakek meneguhkan bahwa Lyle sungguh dicintai.

Linimasa

  1. Bab 2

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 6 Juli 2026